Ngalor Ngidul Pas Musim Panas Juli – Agustus 2012

Meskipun lahir dan besar di negara tropis yang panasnya minta ampun, saya kalau masuk musim panas tetap juga merasa tidak nyaman. Kenapa gitu? Karena panasnya Indonesia itu beda dengan panasnya Jepang pas musim panas. Kalau gak percaya silahkan main ke Jepang dan buktikan sendiri ^_^ Di Indonesia sinar matahari memang panas tapi angin masih tetap dingin. Dengan kata lain, sumber panasnya hanya satu, yaitu sinar matahari. Karena angin masih dingin sekedar pakai kipas angin saja sudah cukup lumayan untuk mendinginkan ruangan. Kalau di Jepang – mungkin juga di negara lain yang punya empat musim -  sinar matahari dan angin keduanya sama sama panas. Jadi pada waktu musim panas kalau hanya pakai kipas angin gak akan mempan, harus pakai AC. Siang hari begitu keluar rumah kulit panas rasanya kayak kebakar, ketika ada angin sempat berharap menjadi sedikit dingin tapi ternyata tidak justru menjadi lebih panas ^_^ Kalau diukur suhu udara sebenarnya gak terlalu beda dengan di Indonesia. Misalnya kita ambil suhu rata rata kota Jogja sekitar 33-35 derajat celcius,  sedangkan suhu musim panas di kota Nagoya rata rata sekitar 33-37 derajat celcius. Kadang kadang memang lebih dari itu misalnya tapi biasanya tidak bertahan lama. Perbandingan suhu keduanya tidak terlalu beda tapi karena ketika musim panas, angin juga panas itu tadi rasanya jadi lain sekali.

Tapi meskipun udara sangat panas, musim panas adalah waktu yang ditunggu tunggu oleh publik Jepang karena merupakan waktu untuk melakukan berbagai macam kegiatan outdoor. Misalnya saja naik gunung, camping, barbeque, memancing, main layang layang dan lain sebagainya. Tempat rekreasi, taman, tempat bermain, pantai sampai gunung Fuji sangat ramai sekali. Pada saat musim panas ini, di Jepang ada istilah obon yasumi atau jika diterjemahkan menjadi liburan obon. Fenomena liburan obon ini mirip dengan fenomena mudik pas hari raya Idul Fitri yang ramai di tanah air yaitu orang Jepang yang merantau pulang ke daerah asalnya. Misalnya orang yang aslinya Osaka tapi kerja di Tokyo, pas liburan obon mereka mudik ke Osaka. Liburan obon ini biasanya dimulai sekitar minggu kedua bulan Agustus.

Singkat cerita, saya juga tidak mau gosong kepanasan karena cuman berdiam diri seharian dirumah selama musim panas. Waktu libur adalah waktu jalan jalan, mumpung masih di Jepang. Selain pingin refreshing, kabur dari rumah adalah salah satu cara untuk menghemat listrik karena dengan kabur dari rumah berarti AC dimatikan untuk beberapa jam ^_^ Kalau ini sih cuman alasan gak terlalu penting ya hehehe. Terus emangnya ngapain aja sih? Satu persatu coba saya tulis dibawah ini :

1. Festival Mando

Mando Matsuri yang digelar setiap musim panas bulan Juli di kota Kariya, prefecture Aichi, Jepang. Foto diambil 29 Juli 2012.

Tujuan pertama adalah melihat festival Mando. Festival Mando atau dalam bahasa Jepang disebut sebagai Mando Matsuri adalah salah satu festival yang rutin digelar di kota tempat kami tinggal. Jika ditulis dengan kanji menjadi 万燈祭. Kalau tidak salah, arti dari Mando Matsuri adalah festival sepuluh ribu lentera. Biasanya Mando Matsuri digelar pada sabtu malam dan minggu malam dibulan Juli. Peserta Mando Matsuri adalah daerah setingkat kelurahan dan perusahaan yang berkantor dan beroperasi kota tempat tinggal saya ini. Sebagai salah satu even resmi musim panas yang diadakan oleh pemerintah kota, Mando Matsuri ini sangat meriah dilihat dari banyaknya grup peserta yang ikut maupun penonton yang menyaksikan festival ini yang berasal dari kota lain.

Salah satu patung peserta Mando Matsuri yang telah dinyalakan lampunya. Foto diambil 29 Juli 2012.

Setelah saya mencari informasi lewat internet, ternyata sejarah Mando Matsuri ini cukup panjang juga. Sudah dilakukan selama lebih dari 200 tahun yang lalu. 200 tahun yang lalu, berarti sejak Edo jidai atau jaman edo. Di situs wikipedia ditulis bahwa Mando Matsuri dimulai sejak tahun 1778. Lalu tujuan dari Mando Matsuri ini apa? Di wikipedia dijelaskan juga bahwa tujuan festival ini adalah untuk memohon keamanan seluruh kota terutama dari bahaya kebakaran. Format festivalnya seperti apa? Peserta membuat semacam patung manusia atau bangunan yang terbuat dari kertas warna warni. Didalam patung tersebut diisi lampu yang dinyalakan dimalam hari kemudian diarak keliling kota. Masing masing kelurahan atau perusahaan menyumbang patung yang berbeda sehingga bentuknya sangat unik dan bervariasi. Mando Matsuri ini berlangsung sekitar 2-3 dimulai sekitar jam 6 sore sampai 9 malam.

2. Minami Chita Beach Land

Salah satu atraksi anjing laut di Minami Chita Beach Land. Biasa saja ya, di Indonesia juga banyak ^_^

Sebenarnya tidak ada rencana sama sekali untuk pergi ke Minami Chita Beach Land ini. Memang pernah dengar tentang tempat wisata ini tapi tidak ada greget untuk mengunjunginya sampai teman orang Jepang menawari tiket masuk untuk 2 orang ke tempat wisata ini. Setelah melihat diwebsitenya ternyata harga tiketnya cukup mahal yaitu satu orang dewasa 1600 yen atau sekitar 160.000 rupiah berarti kalau 2 orang jadi 3200 yen. Karena sayang sekali kalau dilewatkan begitu saja akhirnya saya putuskan untuk pergi ke tempat wisata ini, waktunya sabtu 4 Agustus 2012.

Atraksi lumba lumba di Minami Chita Beach Land.

Tidak terlalu susah untuk menemukan lokasi Minami Chita Beach Land ini karena memang masih satu prefecture. Jaraknya sekitar 30an kilometer dari apartemen saya dan bisa ditempuh melalui jalan biasa. Karena ada kata beach-nya ya berarti dipinggir pantai. Setelah saya amati di peta ternyata dekat dengan chubu kokusai kuukou atau central japan airport. Terus isinya apa sih? Menurut saya biasa biasa saja, misalnya ada pertunjukan anjing laut dan lumba lumba. Terus ada pinguin, kura kura dan akuarium berisi bermacam macam hewan laut. Jujur  tidak ada yang spesial karena yang seperti ini di Indonesia juga ada. Tapi karena gratis itu tadi tetap harus disyukuri dan dinikmati.

3. Fuji Safari Park

Pintu masuk Fuji Safari Park. Jam 8.45 pagi sudah penuh sekali. Lokasi di lereng gunung Fuji, Shizuokaken, Susonoshi.

Di Jepang ada liburan musim panas atau istilah Jepangnya natsu yasumi. Di kalangan perusahaan liburan musim panas biasanya bersamaan. Untuk tahun ini, libur perusahaan ditempat saya bekerja jatuh minggu ke-3 bulan Agustus ini. Lumayan 1 minggu full libur. Tapi karena liburan musim panas ini berbarengan dengan puasa ramadhan jadinya kegiatan touring keluar kota saya batasi. Kalau dipaksakan rasanya tidak nyaman karena udara yang sangat panas dan saya sendiri tidak ingin dihari hari terakhir ramadhan malah gagal puasanya. Sayang sekali kalau pas libur kerja kok puasanya malah bolong. Setelah mikir dan nyari lewat internet akhirnya dapat target touring yang baru yaitu Fuji Safari Park di daerah Shizuokaken, Susonoshi dan diputuskan pergi 12 Agustus 2012. Lokasi Fuji Safari Park ini di kaki gunung Fuji yang jaraknya dari apartemen saya sekali jalan sekitar 220 km, kalau bolak balik jadi sekitar 450an km. Lumayan jauh khan hehehe.

Salah satu penunggu Fuji Safari Park ^_^

Tempat wisata model Fuji Safari Park ini juga ada di Indonesia yaitu Taman Safari Indonesia di Cisarua, Bogor. Meskipun saya belum pernah ke Taman Safari Indonesia tapi saya yakin konsepnya sama. Setelah berunding saya istri akhirnya diputuskan berangkat setelah sahur dan karena alasan ekonomi saya memilih tidak lewat tol meskipun resikonya capek dan perjalanan menjadi lama. Jam menunjukkan 4.30 pagi hari ketika kami keluar rumah. Alhamdulillah karena berangkat pagi perjalanan lancar dan nyampai tempatnya jam 8.45, pas banget dengan jam buka. Begitu masuk kami dihadapkan dua pilihan mau pakai bis milik Fuji Safari Park atau pakai kendaraan pribadi. Biar praktis akhirnya kami pilih naik kendaraan pribadi untuk masuk ke dalam. Isinya bisa ditebak, berbagai macam hewan karnivora dan hewan herbivora bisa diamati dalam jarak yang amat dekat. Setelah selesai keliling pakai mobil pribadi kami meneruskan dengan keliling dengan jalan kaki mengikuti jalur yang ada. Pendapat pribadi saja, isinya lumayan juga karena setelah selesai keliling pakai mobil bisa melanjutkan jalan kaki keliling taman. Koleksi hewannya juga cukup lengkap plus udara yang cukup sejuk karena memang berada dilereng gunung Fuji. Setelah puas jalan jalan dan foto sana sini, jam 3 sore kami memutuskan untuk pulang. Sempat mampir ke kota Hamamatsu untuk menunjukkan ke istri kampus saya dulu sekaligus berbuka puasa. Perjalanan pulang alhamdulillah lancar dan sampai rumah tepat jam 10 malam.

4. Wansaka Matsuri Hanabi Taikai

Pesta kembang api di wansaka matsuri hanabi taikai. 18 Agustus 2012.

Terakhir adalah melihat pesta kembang api. Pesta kembang api banyak diadakan di Jepang saat musim panas dan hampir setiap kota mengadakannya. Di kota tempat saya tinggal, pesta kembang api ini dinamakan wansaka matsuri hanabi taikai, jika ditulis dengan kanji menjadi わんさか祭り花火大会.  Tahun ini pesta kembang api digelar hari sabtu, 18 Agustus 2012 bertepatan dengan malam takbiran karena di Jepang hari raya idul fitri jatuh 19 Agustus 2012. Boleh dikatakan ini adalah adalah acara puncak dari berbagai macam festival di Jepang. Seperti halnya festival mando, peserta dari festival kembang api ini adalah perusahaan perusahaan yang ada di kota Kariya. Ada yang menyumbang utuh ada juga yang patungan. Soal besaran dana saya tidak tahu pasti tapi saya kira sangat besar karena pesta kembang api ini berlangsung terus menerus dan lama sekali, mulai dari jam 7.30 malam sampai jam 8.45 malam.

Festival kembang api atau hanabi taikai.

Antusiasme warga untuk meramaikan acara ini sangat luar biasa. Sebagai contohnya saja pesta kembang api dimulai jam 7:30 malam tapi warga rela untuk datang 1-2 jam sebelumnya. Meskipun jumlahnya sangat banyak, warga yang datang juga tertib dan mudah sekali diatur. Pemerintah juga aktif mengkoordinasi agar acara berjalan dengan lancar misalnya saja mengatur parkir yang memadai dan disediakan secara gratis. Petugas keamanan khusus dan polisi juga sigap mengatur lalu lintas. Angkutan juga diatur khusus sehingga warga yang datang memakai kereta bisa langsung menuju lokasi dan lagi lagi gratis. Pendapat pribadi saja ya, melihat acara yang semarak dengan penonton yang ribuan tapi tetap aman dan tertib rasanya puas dan senang sekali. Hanabi taikai….mata rainen ne ^_^

Itulah sedikit ringkasan musim panas tahun ini. Sampai jumpa di musim panas tahun depan dan selamat hari raya Idul Fitri 1433 Hijriyah. Allohu akbar walillailham.

Aichi, 19 Agustus 2012.

Fauna

1. Push Me

Atraksi lumba lumba di Minami Chita Beach Land, Aichiken, Citashi. Diambil 4 Agustus 2012 Jam 14 Waktu Jepang.

2. Tiga Bersaudara

Tiga harimau bersaudara di Fuji Safari Park, Shizuokaken, Fujishi. Diambil 12 Agustus 2012 Jam 13 Waktu Jepang. Fuji Safari Park terletak di kaki gunung Fuji, Jepang.

3. I watching You

Singa bertengger diatas pohon mengawasi sekitarnya seakan tidak mau kehilangan kemampuan berburunya. Diambil di Fuji Safari Park, 12 Agustus 2012 pas liburan musim panas.

4. Dont Disturb Me

Rusa yang santai melintas ditengah jalan seakan berkata jangan ganggu aku ^_^ Diambil di Fuji Safari Park, Shizuokaken, Fujishi, 12 Agustus 2012.

5. Let Me Alone

Let me alone….Beruang yang menyepi meninggalkan kawan kawannya. Fuji Safari Park, 12 Agustus 2012.

6. Luch Time

Wajah si Jerapah yang tenang, damai dan polos banget ^_^ Fuji Safari Park, Shizuokaken, Fujishi, Jepang.

7. ABC