Sekilas Tentang Universitas Di Jepang

Saya coba menulis artikel tentang ini agar pemahaman kita tentang universitas di Jepang menjadi lebih luas dan terbuka karena selama ini orang asing termasuk kita orang Indonesia hanya mengenal beberapa universitas di Jepang yang memang notabene merupakan universitas papan atas di Jepang, misalnya kita ambil contoh Universitas Tokyo, Universitas Kyoto atau Universitas Nagoya. Ini memang tidak salah karena memang kiprah universitas diatas diakui dunia internasional. Tapi disamping universitas papan atas, di seluruh Jepang bertebaran universitas universitas yang membuka pintu lebar  lebar bagi masuknya mahasiswa dari luar Jepang. Menurut saya, apabila kita mengerti dan memahami ini maka peluang untuk masuk ke universitas di Jepang menjadi lebih terbuka karena kita punya banyak alternatif pilihan, bukan hanya universitas papan atas yang tentu saja tingkat persaingannya luar biasa ketat. Soal kualitas, menurut pemahaman saya selain universitas papan atas yang saya sebutkan diatas, masih banyak universitas lain yang kredibel dan kualitasnya bagus. Jadi jangan kwawatir, banyak jalan untuk masuk ke universitas di Jepang hehehe…..

Berdasarkan lembaga atau badan yang mengelola universitas, universitas di Jepang dibagi menjadi 3. Saya akan coba jelaskan satu persatu berdasarkan data dari beberapa sumber.

  1. Kokuritsu Daigaku (国立大学)

Menurut pengetahuan saya, kokuritsu daigaku adalah universitas yang dikelola oleh pemerintah pusat. Tiga universitas papan atas yang saya sebutkan tadi masuk dalam kategori ini. Kalau tidak salah hampir setiap propinsi di Jepang terdapat kokuritsu daigaku, bahkan ada satu propinsi yang memiliki sampai delapan kokuritsu daigaku. Misalnya daerah Tokyo ada Tokyo University, Tokyo Institute of Technology, Tokyo Medical and Dental University, Tokyo University of Foreign Studies, Tokyo Gakugei University, Tokyo University of the Arts, Tokyo University of Marine Science and  Technology dan Tokyo University of Agricultural and Technology. Didaerah lain misalnya daerah Aichi, ada Nagoya University, Nagoya Institute of Technology, Toyohashi University of Technology dan Aichi University of Education.

Jumlah kokuritsu daigaku sampai tahun 2012 ada 86 universitas tersebar di seluruh Jepang dengan kualitas yang menurut pendapat bagus dan merata karena memang diawasi, dikelola dan dikontrol secara langsung oleh pemerintah pusat. Data tahun 2009, jumlah mahasiswa di kokuritsu daigaku seluruh jepang mencapai sekitar 620.000 mahasiswa. Dari segi biaya kuliah, kokuritsu daigaku paling murah dibandingkan dengan kategori yang lain dan biayanya sama di seluruh Jepang.

2.  Kouritsu Daigaku (公立大学)

Kategori yang kedua adalah kouritsu daigaku. Masuk dalam kategori ini adalah universitas yang didirikan dan dikelola oleh pemerintah daerah, setingkat provinsi atau kota. Jumlahnya juga merata di seluruh Jepang. Berdasarkan penelusuran saya, ada 77 universitas. Soal kualitas, kouritsu daigaku juga bersaing ketat dengan kokuritsu daigaku. Bahkan dalam bidang penelitian tertentu banyak kouritsu daigaku yang levelnya menyalip kokuritsu daigaku. Saya ambil beberapa contoh misalnya Tokyo Metropolitan University di Tokyo, Yokohama City University di Yokohama, Aichi Prefectural University di Aichi, Nagoya City University di Nagoya, Hiroshima Prefecture University di Hiroshima, The University of Kitakyushu di daerah Fukuoka dan masih banyak lagi.

Soal biaya kouritsu daigaku memang sedikit lebih mahal dari kokuritsu daigaku. Tapi masih jauh lebih murah dibandingkan dengan shiritsu daigaku karena kouritsu daigaku dibantu atau disubsidi oleh pemerintah daerah. Data tahun 2009, jumlah mahasiswa di kouritsu daigaku di seluruh Jepang mencapai angka 136.000 mahasiswa.

3.  Shiritsu Daigaku (私立大学)

Kategori terakhir adalah shiritsu daigaku, kalau bahasa kita bisa diartikan menjadi universitas swasta. Meskipun statusnya universitas swasta, banyak universitas yang mampu bersaing dengan kokuritsu daigaku maupun kouritsu daigaku bahkan menjadi universitas yang disegani di Jepang, misalnya saja Waseda University atau Keio University. Dilihat dari biaya sekolah, memang shiritsu daigaku memerlukan biaya yang paling tinggi dibandingkan dengan dua kategori yang lain karena memang murni universitas yang dirikan oleh pihak swasta. Dari data yang saya peroleh, ada 595 shiritsu daigaku di seluruh Jepang tersebar mulai dari Fukuoka sampai Hokaido dengan jumlah mahasiswa tahun 2009 mencapai 2.080.000 mahasiswa.

Ini sedikit informasi tentang universitas di Jepang. Intinya ada banyak sekali alternatif sekaligus celah yang bisa dimanfaatkan untuk mewujudkan impian sekolah ke Jepang. Kalau misalnya universitas papan atas di Jepang susah untuk dimasuki, masih banyak alternatif lain untuk menimba ilmu di universitas di Jepang. Yang paling penting adalah kemauan untuk berjuang !

Tetap semangat!

13 thoughts on “Sekilas Tentang Universitas Di Jepang

  1. permisii…seneng banget baca2 pengalamannya di Jepang nih masnyaa..
    Nah kebetulan saya ada rencana mau studi di Jepang juga. Jadi pengen nanya banyak… 1. kendala saya di bahasa Jepang nih. Saya sama sekali ga bisa bahasa Jepang atau ngerti bahasa Jepang. Yang saya bisa ya bahasa inggris doang, bahasa umum lah hehe
    Jadi saya bingung, apa bisa kuliah S1 di Jepang dengan modal bahasa Jepangnya nol begini? misal kuliah di univ. yang sistem ngajarnya pake bahasa inggris juga gitu…. Jadi belajar bahasa jepangnya sambil jalan… apa bisa tuh mas? 2. Pengen tau info universitas yang ada jurusan interior designnya , mohon infonya mas…maaf nanya2 banyak, tapi lagi butuh pencerahan nih…hehe. maturnuwun 🙂

  2. salam kenal. terimakasih sdh mampir blog sy. utk bhs jepang ya, menurut sy untuk jenjang s1 susah sekali untuk bisa masuk universitas tanpa mempunyai kemampuan bhs jepang yang memadai. apalagi kalau biaya sendiri, bahasa jepang hrs lumayan. yg pakai beasiswa misalnya monbusho juga dianjurkan belajar bhs jepang. mungkin ada yg membuka kelas internasional dgn bhs pengantar bhs inggris tp jumlahnya sangat sedikit sekali….jarang sekali. coba belajar saja dulu….biar bisa sedikit sedikit. kalau bhs jepangnya nol….kayaknya susah ya.

    soal jurusan desain, td sy mencoba mencari dan menemukan link universitas2 yg ada jurusan desainya. bahasa jepang sih, tapi mungkin bisa membantu. coba saja klik langsung ke universitasnya, mungkin ada yg versi bhs inggrisnya. maaf kalau gak bisa banyak membantu.

    http://shingaku.mynavi.jp/search/s/#ct=1&sc=13&s=102&fmt=b

  3. Eh baru tahu kalo universitas di jepang dibagi dua, selama ini hanya tahu negeri dan swasta, ternyata ada yang dikelola pemda😀
    Jadi semakin banyak referensinya, terima kasih ya Mas atas sharingnya,
    saya akan jadi pembaca setia😀
    Kalau Universitas di sekitar Kyoto apa saja ya? saya suka Kyoto soalnya, dan berniat sekolah ke jepang di daerah kyoto
    terima kasih

    • betul. memang universitas negeri di jepang berdasarkan pengelolanya dibagi 2 yaitu universitas negeri milik pusat atau national university atau dlm bahasa jepang disebut kokuritsu daigaku. yang kedua adalah universitas negeri milik pemerintah daerah atau public university atau dlm bhs jepang disebut kouritsu daigaku. penjelasan singkat seperti artikel yang saya posting ini. kita di indonesia biasanya hanya kenal yang national university saja, itupun yang papan atas saja. misalnya saja tokyo univ,nagoya univ,kyoto univ, hiroshima univ, kobe univ….padahal diluar itu masih banyak sekali universitas lain yang sama sama negeri dan berkualitas juga.

      kalau di kyoto barusan saya cek di google, jumlah universitas dan akademi ada sekitar 44 buah.lebih detailnya silahkan cek link dibawah ini. memang dalam bhs jepang tapi coba saja klik sana sini nanti akan masuk ke website universitasnya. kalau sdh masuk tinggal pilih yang versi bhs inggris kalau anda merasa lebih nyaman dgn bhs inggris. semoga membantu ya.

      http://shingakunet.com/net/gakkoSearch/list/daitan/07/26

  4. Aku mau tanya, tahun ini aku ada rencana mau ngambil scholarship di Ritsumeikan APU. Dan sekarang lagi mempersiapkan semua persyaratan dan menunggu deadline di bulan November.
    Nah aku mau tanya, dulu mama aku di sekolah di singapore harus bayar sekitar 10.000 USD kepada ntah pemerintah sana ntah imigrasinya untuk bersekolah dan tinggal disana, begitu juga kakak sepupu aku yang bersekolah dimalaysia. Nah aku dengar lagi ada putra dari pedagang langganan mama ku yang dulu bersekolah di Jepang, katanya harus membyar sekitar 500 juta kepada siapa gitu, yang saya sendiri kurang jelas.

    “Itu kira-kira biaya apa dan buat apa ya ?”

    Mohon jawabbannya, berhubung jawaban nya penting sebagai perhitungan bagi orang tua saya untuk mengsupport saya bersekolah di Jepang. Terima kasih🙂

    • kalau anda mau datang pakai scholarship ya tergantung scholarshipnya kayak apa. apakah full scholarship atau half scholarship atau yang lain. kalau full scholarship berarti anda gak perlu mengeluarkan uang karena semuanya dibayar sama scholarship. kalau half scholarship berarti anda membayar separo. silahkan dicek lebih lanjut model scholarshipnya kayak apa.

      maaf….soal uang sampai 500 juta itu saya juga tidak tahu. pesan saya…hati hati dan tolong semua informasi dicek lebih lanjut. jangan gampang percaya. jangan sampai salah karena soal uang itu soal yang sensitif. sekali keluar dari tangan kita mungkin tidak akan kembali selamanya. tetap semangat berburu scholarshipnya.

      • sebelumnya terima kasih atas jawabannya.
        kalau untuk jenis scholarship dan segala biayanya mulai dari uang pangkal sampai akomodasi saya sudah mengerti dan tahu dari guide booknya, half scholarship (hanya baiaya pendidikan yg dibiayai) sementara untuk menetap makan dan tiket pesawat kesana semua dari sendiri.

        tapi hari ini yang saya dengar itu (setelah mendapat penjelasan lagi) uang 500 juta itu katanya di bayarkan kepada imigrasi/pemerintah dan akan di kembalikan saat pendidikan selesai.

        kelihatannya memang tidak ada masalah pembayaran seperti ini ya dalam kenyataanya. Saya hanya takut kalau-kalau setelah saya mendapat scholarship nya saya tiba2 harus membayar saat di imigrasi.

        sekali lagi terimakasih atas infonya🙂

      • oke…arah pertanyaanya saya tahu. mungkin ini adalah aturan imigrasi yang baru karena aturan imigrasi berubah 2-3 tahun yang lalu. menurut saya ya….uang itu adalah uang jaminan selama anda hidup dan studi di jepang. intinya uang ini adalah bukti bahwa anda mempunyai kemampuan finansial untuk biaya kuliah dan biaya hidup selama studi di jepang. ini adalah syarat finansial yang diminta oleh pihak pemerintah jepang dalam hal ini imigrasi jepang.

        tapi saya sendiri juga bingung ya…kalau anda sudah pakai scholarship, apakah uang segitu banyak juga masih diperlukan? logikanya kalau pakai scholarship berarti masalah finansial khan ditanggung sama scholarship.

        kalau pengalaman saya ya…saya masuk sekolah bahasa pakai biaya sendiri tahun 2003, soal kemampuan finasial ini…saat itu saya menyertakan fotokopi buku tabungan. hanya fotokopi buku tabungan, bukan uang tunai yang dibayarkan ke imigrasi. coba dicek lagi….apakah benar benar dibayarkan atau hanya cukup menunjukkan buku tabungan.

        kemudian ya….menurut saya ya, membayar/menunjukkan foto kopi buku tabungannya itu bukan saat di imigrasi tapi saat apply visa. jadi uang/buku tabungan ini merupakan syarat agar visa anda itu keluar. saat apply visa nanti ada beberapa berkas yang diperlukan misalnya surat keterangan diterima kuliah dan uang/buku tabungan. smoga berkenan dgn jawaban saya ini.

  5. mau tanya mas, kalau pengen sekolah s3 disana, pengen mengambil jurusan pendidikan matematika, dimana ya universitas yang relatif mudah mendapat profesor dan beasiswa…mengingat saya belum dapat beasiswa dan profesor , karena rencana tiba-tiba mau mengikuti suami yang kerja disana…..saya dosen di ptn,terimakasih ….saya senang ada orang seperti Anda, mau berbagi pengalaman, semoga anda mendapatkan kesuksesan selalu

    • karena status mbak ngikut suami yang kerja disini, jadi lebih baik kalau meneruskan kuliahya ya di sekitar daerah tempat tinggal suami. kalau terlalu jauh dan harus pisah menurut saya gak enak dan secara ekonomi boros biaya krn apartemen dll harus bayar dobel. jadi soal profesor bisa mencari di universitas yang dekat dengan tempat tinggal suami anda. semoga membantu.

  6. Ass….., anak saya saat ini sudah 10 bln Sekolah bahasa di unitas kofu, yamanashi…rencana dia mau ambil kuliah di Ritsumeikan…saya browsing mengenai biayanya..ternyata lumayan tinggi yaa…mohon infonya universitas mana yang lebih terjangkau , anak saya ingin ambil jurusan international relation..,trimakasih ….wass

    • walaikumsalam. biaya universitas swasta sepengetahuan saya relatif sama. ritsumeikan termasuk salah satu universitas swasta tapi gradenya cukup tinggi di jepang. pendapat saya dicoba dulu universitas negeri semaksimal mungkin sambil apply universitas swasta. untuk hubungan internasional bisa dicoba nihon university. kalau tidak salah ada jurusan hubungan internasional. semoga sukses.

  7. assalamualaikum wr wb
    saya berencana mau ngambil s2 hukum di jepang,nah yg jadi permasalahannya adalah saya kurang mengerti bahasa jepang bahasa inggris saja masih terbata-bata.nah apakah saya wajib mengikuti sekolah bahasa jepang..
    nah selanjutnya,rencana saya juga sih mau bekerja dulu disana buat ngumpulin duit,apakah ada batasan umur nya nggak mas buat masuk s2 dan apakah harus ganti visa?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s