Nyoba Tes TOEIC di Jepang

Masih ada cita cita terpendam yang ingin saya wujudkan sebelum balik kampung ke Indonesia. Apa itu? I want to continue my study to doctor course. Bagi orang jenius dengan IQ yang brilian tentu cita cita seperti ini bukanlah sesuatu yang sulit. Tapi bagi saya yang otaknya pas pasan cita cita seperti ini merupakan sesuatu yang sangat sulit, walaupun tidak tertutup kemungkinan bisa terwujud. Untuk bisa mewujudkan mimpi ini saya berusaha mempersiapkan sedari awal apa yang kira kira diperlukan atau menunjang proses studi saya nanti. Salah satunya apa? Kemampuan bahasa Inggris. Di judul yang lain saya memang menggaris bawahi bahwa bahasa Jepang menjadi salah satu syarat penting untuk bisa masuk universitas di Jepang. Tapi, dalam beberapa kondisi misalnya level universitas yang tinggi atau jenjang studi khususnya jenjang doktor, ternyata syarat kemampuan bahasa Inggris juga diperlukan. Setidaknya ini hasil penelusuran saya di banyak universitas, mereka mensyaratkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris dalam proses seleksi penerimaan mahasiswa untuk jenjang doktor.

Berangkat dari poin diatas, akhirnya saya kembali membuka buku pelajaran bahasa Inggris yang lama nganggur tak tersentuh di rak buku. Jujur saja setelah sekian lama berada di Jepang, kualitas bahasa Inggris saya benar benar turun. Boleh dikatakan hancur lebur….haduhhh. Pernah saya pikir kenapa bisa terjadi ya? Setelah saya pikir panjang, mungkin karena setelah kesini dicekoki pelajaran bahasa Jepang setiap hari dan seluruh aktivitas disini dilakukan dengan bahasa Jepang, akhirnya bahasa Inggris di kepala saya lama kelamaan menguap hehehe….Bayangkan saja, buku bahasa Jepang, majalah jepang, iklan jepang, radio jepang, TV jepang, reklame jepang, rambu lalu lintas jepang dll…semuanya. Jika sebelum ke Jepang grade bahasa Inggris saya diatas bahasa Jepang, lambat laun jatuh dan kesalip sama bahasa Jepang. Mungkin itu jawabannya….disamping memang otak saya memang pas pasan hehehe.

Kembali ke soal bahasa Inggris. Di Jepang, model soal atau jenis tes kemampuan bahasa Inggris sama persis dengan di Indonesia. Misalnya saja TOEFL, IELTS dan TOEIC. Yang membedakan, di Indonesia TOEFL atau IELTS sangat diminati dan dilain pihak TOEIC kurang laku. Tapi di Jepang terbalik, TOEIC paling laku, paling banyak pesertanya dan paling banyak institusi yang menggunakannya. Kenapa bisa? Saya sendiri juga kurang tahu. Tapi tebakan saya, TOEFL dan IELTS hanya diburu oleh orang Jepang yang ingin kuliah diluar negeri sehingga jumlah peminatnya sedikit. Sedangkan TOEIC digunakan di dalam negeri baik universitas maupun perusahaan, sehingga menjadikan TOEIC sangat familier dimata publik Jepang. Soal biaya mungkin juga mempengaruhi, TOEIC biayanya sekitar 6000 yen, TOEFL sekitar 15000 yen, IELTS lebih mahal lagi….saya sendiri kurang tahu.

Singkat cerita, hari ini saya ikut ujian TOEIC. Ini adalah kali kedua saya ikut ujian ini. Sebelumnya bulan Januari saya juga ikut, tapi hasilnya kurang memuaskan hehehe. Oh iya….sewaktu di Indonesia, saya belum pernah sekalipun ikut ujian kemampuan bahasa Inggris baik TOEIC, TOEFL maupun IELTS. Jadi ujian bulan Januari 2012 adalah ujian bahasa Inggris pertama bagi saya, disaat usia saya sudah kepala 3. Is not too late? hehehe….Tidaklah. Soal menuntut ilmu tidak ada kata terlambat dalam kamus saya. Mau kepala 2, 3, 4, 5 atau bahkan 6 bukanlah sebuah halangan. Yang menghalangi itu adalah ketidakmauan dan keputusasaan kita saja.

TOEIC memang ngetrend di Jepang. Benar juga, begitu sampai tempatnya ribuan orang sibuk sendiri sendiri mencari tempat duduknya. Kebetulan lokasi ujiannya ada di Meijo University, salah satu universitas swasta di daerah Nagoya. Tentu saja, di kota kota lain ujian TOEIC ini juga diselenggarakan secara serentak. Begitu menemukan ruang ujiannya, saya segera registrasi ke pengawasnya. Diminta menunjukkan kartu ujian dan identitas diri. Setelah selesai segera ke tempat duduk dan mengisi lembar jawaban yang cara penulisannya mirip banget sama UMPTN jaman dulu. Setelah itu clear, tinggal nunggu ujian dimulai. Harapan saya, nilainya naik dibandingkan dengan hasil tes bulan Januari. Amin…..

Salam hangat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s