Tips Mencari Part Time Job Di Jepang

Di Jepang jumlah pelajar asing baik biaya negara maupun biaya sendiri dari tahun ke tahun semakin banyak. Saat ini jumlah pelajar asing paling banyak tetap di pegang oleh pelajar China baru diikuti kemudian oleh Korea Selatan. Dalam proses belajar bahasa Jepang, pelajar dari China diuntungkan dengan modal huruf kanji. Kanji China dan Jepang memang tidak sama persis tapi paling tidak pelajar China tidak kaget dengan huruf kanji yang aneh dan jumlahnya ribuan dan mereka juga sudah tahu strategi atau tehnik menghafal kanji.  Pelajar dari Korea Selatan diuntungkan dengan pola kalimat yang sama dengan antara bahasa Korea dengan Bahasa Jepang. Pengamatan saya pelajar Korea Selatan rata rata juga pintar dalam pelajaran kanji bahkan mampu menyaingi pelajar China.

Kembali ke poin pelajar dengan biaya sendiri. Pelajar dengan biaya sendiri dalam bahasa Jepang disebut dengan istilah shihiryuugakusei. Shihi artinya biaya sendiri, sedangkan ryuugakusei artinya pelajar asing. Dalam kamus pelajar asing dengan biaya sendiri, yang namanya part time job boleh dikatakan adalah ‘nyawa kedua’ karena dengan penghasilan dari part time job tersebut bisa makan, bayar apartemen, bayar sekolah, bayar telepon, internet dan aktivitas yang lain. Jadi kalau gak ada part time berarti gak bisa makan, gak bisa bayar sekolah, gak bisa sewa apartemen dan lain sebagainya. Ya beginilah resiko pelajar dengan biaya sendiri. Tapi resiko ini tidak bisa dihindari, jadi mau gak mau harus kita hadapi dengan lapang dada dan semangat membara. Disaat seperti ini kita harus ingat tujuan ke Jepang mau ngapain, orang tua kita yang bangga karena anaknya bisa sekolah di Jepang, cita cita tinggi yang kita gantungkan dilangit dan masa depan yang cerah jika kita mampu lolos dari fase perjuangan ini. Jangan menghindar karena menghindar sama saja dengan menyerah yang berarti tidak ada pemasukan dan jika sudah begitu tidak ada kata lain selain pulang ke Indonesia.

Karena soal part time atau dalam istilah bahasa Jepang disebut arubaito ini begitu penting, maka kali ini saya mencoba untuk mengangkat topik tentang tips bagaimana mencari part time di Jepang. Harapan saya semoga sedikit banyak bisa menjadi memberikan gambaran bagi yang ingin mengadu nasib sekolah sambil kerja di Jepang. Tapi sekali lagi, poin terpenting terdapat pada diri kita sendiri yaitu semangat pantang menyerah demi meraih cita cita yang kita gantungkan dilangit sebelum datang ke Jepang. Dibawah ini sedikit demi sedikit akan saya ulas tips tips mencari arubaito atau part time di Jepang.

1. Menulis Curiculum Vitae Yang Baik Dan Menarik Dalam Bahasa Jepang

Sama seperti di Indonesia, dalam proses mencari arubaito kita diwajibkan untuk menulis curiculum vitae atau dalam bahasa Jepang dikenal dengan istilah rirekisho. Format rirekisho ini sudah tetap dan dijual di convinience store atau konbini misalnya saja Lawson, Family Mart, Seven Eleven, Sunkus dan lain sebagainya. Di rirekisho kita diharuskan mengisi nama, tanggal lahir, alamat, nomer telepon, foto berwarna, riwayat sekolah, riwayat kerja, lisence yang kita miliki, hobi, keahlian yang kita miliki dan lain sebagainya. Yang perlu digaris bawahi adalah tulis rirekisho ini dengan jelas, benar tanpa ada tipex dan tulis dengan bahasa Jepang. Jika anda masih belum mengerti bahasa Jepang bisa minta bantuan sama senior atau sensei di sekolah. Rirekisho ini adalah gambaran tentang diri anda dan akan dibaca oleh pihak perusahaan jadi tulis semenarik mungkin.

2. Meminta Bantuan Pihak Sekolah atau Kampus

Pengalaman saya pribadi waktu di sekolah bahasa, saya pernah meminta informasi arubaito pada pihak sekolah dan pihak sekolah bersedia membantu. Peran sekolah ini sangat penting terutama bagi yang baru masuk Jepang, yang masih belum tau sana sini, belum banyak teman dan bahasa Jepang masih belum lancar. Bantuan dari pihak sekolah bisa menjadi jalan yang mulus untuk mendapatkan arubaito dengan cepat. Jadi bagi yang baru masuk Jepang jangan takut atau ragu ragu tanya kepada pihak sekolah, karena mungkin saja rejeki anda lewat tangan pihak sekolah. Bagi yang sudah masuk universitas juga tidak ada salahnya meminta bantuan pihak kampus. Kadang kadang ada arubaito bagi mahasiswanya sendiri, misalnya menjaga perpustakaan diwaktu malam hari.

3. Meminta Bantuan Jaringan Orang Indonesia

Tips ketiga ini juga penting dan cukup manjur saat kita butuh arubaito. Pelajar Indonesia di Jepang biasanya membentuk organisasi sebagai wadah berkumpul, bersilaturahmi dan berbagi pengalaman. Misalnya saja Persatuan Pelajar Indonesia, Kelompok Keluarga Muslim atau sekedar klub main futsal. Dari perkumpulan seperti ini kita bisa mendapatkan informasi arubaito. Keuntungan lainnya karena informasi ini berasal dari teman orang Indonesia, maka ibaratnya kita ada yang membawa sehingga kemungkinan diterima juga lebih besar. Pesan saya, ketika datang ke Jepang carilah teman sebanyak banyaknya. Link teman yang banyak akan membantu anda menemukan arubaito dengan cepat karena di Jepang juga berlaku makin banyak teman makin banyak rejeki. Sekali lagi siapa tahu rejeki berupa informasi arubaito bisa anda dapatkan dari kalangan internal orang Indonesia.

4. Mencari Sendiri Lewat Majalah

Bagi yang sudah lumayan mahir dalam membaca hiragana, katakana dan kanji, tips nomor empat ini patut dijadikan acuan. Di Jepang banyak sekali majalah majalah khusus yang berisi tentang lowongan pekerjaan baik itu part time, full time, karyawan kontrak sampai karyawan tetap. Majalah majalah ini biasanya diterbitkan seminggu sekali dan bisa didapatkan dengan gratis di konbini. Disetiap daerah nama majalahnya bisa berbeda beda tapi isinya sama yaitu lowongan pekerjaan. Di majalah nanti akan dijelaskan jenis pekerjaannya apa, gajinya berapa, jam kerja, kontak person perusahaan dan ketentuan ketentuan yang lain. Sebagai contoh saja nama majalah misalnya domo, town work, change, kyujin dan lain sebagainya.

5. Berani Menelepon Sendiri

Tips terakhir yang bisa saya sampaikan adalah keberanian untuk menelepon sendiri ke pihak perusahaan. Keberanian menelepon sendiri ini bisa menjadi nilai plus sehingga bisa diterima. Sikap cuek kita juga diperlukan dalam kondisi seperti ini karena mungkin akan ada pertanyaan pertanyaan yang tidak kita pahami karena kemampuan bahasa Jepang yang terbatas. Tapi sekali lagi, cuek saja toh kita gak kenal orang yang kita telpon, mukanya seperti apa kita juga tidak tahu. Jadi cuek saja, kalau sudah mentok tidak paham bahasanya ya tinggal tutup telponnya saja….selesai, gitu saja kok repot hehehe. Jika dalam komunikasi lewat telepon ini berlangsung lancar, kemungkinan diterima juga besar karena kita dianggap mempunyai kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Jepang yang memadai.

Ulasan diatas adalah tips tips mencari arubaito di Jepang. Sekali lagi semangat dan keaktivan kita tetap menjadi kunci utama dalam proses mencari arubaito.

Semoga kesuksesan selalu dilimpahkan Alloh SWT kepada kita. Amin. Salam Perjuangan!

5 thoughts on “Tips Mencari Part Time Job Di Jepang

  1. Subhanallah pak saya sangat terharu sekali membaca pengalaman bapak di jepang, menginspirasikan saya sekali. saya makin mantap ingin menjadi mahasiswa di jepang. semoga impian saya untuk pergi ke jepang terkabulkan amiiin.

  2. Wah salut buat mas yg dari mbantul…..tetap semangat mas. Jangan kayak saya baru 3 bulan di jepang kok udah ga kerasan lagi rasanya kok pengen pulang terus hehe…….padahal ga ada satu kekurangan apapun disini tapi kok rasanya masih enak tinggal di indonesia yah…..hadeehh…tapi harus TETAP SEMANGAT

    salam dari cah Djogja

  3. Terima kasih artikelnya Mas Mbantoelsan, kebetulan saya lagi mbimbing murid yg pengen banget belajar bahasa di Jepang, dia Milih Hotsuma Internasional School di Gifu ken. Tapi masih ragu gaji arbaitonya nutup ga ya buat biaya hidup dan sekolah. dll. artikel ini membantu sekali terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s