Homeless Di Jepang

Homeless itu adalah problem setiap negara. Jadi bukan monopoli negara negara yang sedang berkembang karena di negara majupun kemiskinan tetap ada. Karena apa? Karena penyebab homeless itu bukan melulu sistem perekonomian suatu negara tapi juga individu yang bersangkutan. Semaju apapun sistem perekonomiannya, sehebat apapun pemerintahannya, secanggih apapun teknologi suatu negara kalau ada satu individu saja punya mental malas untuk maju maka individu tersebut telah menjadi bibit homeless.  Jika jumlahnya semakin banyak maka jumlah bibit yang tumbuh juga secara otomatis mengiringinya.

Tenda homeless di pinggir jalan di daerah Tokyo

Di negara paling adidaya di dunia yaitu Amerika, jumlah homeless juga banyak. Kalau tidak percaya silahkan cari informasi di internet, dalam hitungan menit anda akan dapat gambarannya. Di negara negara maju di benua eropa, yang namanya gelandangan juga ada. Bagaimana di daratan Arab? Yang jelas ada juga, meskipun daerah yang kaya minyak bukan berarti tidak ada homeless. Afrika bagaimana? Tidak usah berdebat karena kita tahu jawabannya. Terus di Asia bagaimana? Tidak usah ditutupi karena jawabannya bisa kita lihat dalam keseharian kita.

Saya menulis ini tidak ada maksud untuk menyinggung perasaan orang lain atau sekedar sok sok-an tanpa tujuan. Saya hanya ingin mengajak saya sendiri dan kita sebagai orang Indonesia lebih percaya diri dan tetap optimis dalam pergaulan dengan orang dari negara lain. Karena selama ini kalau kita ketemu orang dari negara lain terutama negara maju, kadang jadi minder gak percaya diri padahal yang kita temui belum tentu lebih baik, pintar atau secara ekonomi lebih baik dari kita. Pikiran kita sudah terlanjur buyar, gak konsentrasi sampai terpana begitu mendengar orang asalnya dari negara tertentu. Padahal sekali lagi belum tentu jadi jangan dipukul rata.

Kembali ke soal homeless di Jepang. Mungkin tema tentang homeless di Jepang ini adalah sebuah tema yang sedikit kontroversial karena selama ini saya banyak mengedepankan tema positif tentang Jepang. Tapi saya rasa gak masalah biar informasi yang mengalir berimbang sekaligus sekedar untuk sharing informasi agar wawasan kita bertambah.

A. Faktor Penyebab

Homeless yang mendirikan tenda di taman sebagai tempat tinggal di daerah Osaka.

Mungkin ada pertanyaan kenapa sampai ada homeless di Jepang? Padahal Jepang adalah negara yang pemerintahannya bersih jauh dari korupsi dan tatanan pemerintahan yang sudah mapan. Hasil penelusuran saya menyimpulkan ternyata faktor penyebabnya hampir sama dengan di Indonesia. Misalnya 1. Faktor kondisi kesehatan atau fisik misalnya cacat 2. Faktor ekonomi misalnya krisis ekonomi dunia, kegagalan atau kebangkrutan usaha dan pemecatan 3. Faktor terjerat bunga hutang atau renternir yang dalam istilah Jepang dikenal dengan istilah yami kinyuu 4. Faktor mental  atau permasalahan individu misalnya terjerat judi, maniak pachinko, ketergantungan pada alkohol atau karena orangnya memang malas bekerja. Tidak terlalu jauh dengan kasus di Indonesia khan ya?

B. Jumlah Dan Komposisi

Bagaimana dengan jumlahnya? Ternyata jumlah homeless di Jepang cukup besar. Berdasarkan data survei tahun 2003 oleh kementrian tenaga kerja yang saya dapat dari situs wikipedia, jumlah homeless di Jepang sekitar 25,200 orang. Tahun 2007 diadakan survei kembali dan didapatkan data bahwa jumlahnya menurun menjadi 18,500 orang. Data survei terbaru tahun 2012 menunjukkan bahwa jumlah homeless di Jepang menurun sekitar 60% dibandingkan tahun 2003 yaitu menjadi 9,500 orang. Data lengkap perkembangan per tahun bisa dilihat ditabel dibawah ini.

2003

2007

2009

2010

2011

2012

25,296

18,564

15,759

13,124

10,890

9,576

Dilihat dari komposisi berdasarkan jenis kelamin, jumlah homeless pria jauh lebih besar dibandingkan dengan wanita. Silahkan cek data survei tahun 2012 dibawah ini.

Pria

Wanita

Tidak Diketahui

8,933

304

339

Terus homeless di Jepang biasanya tinggal dimana? Data survei tahun 2012 bisa menjelaskan tentang hal tersebut. Silahkan dicermati.

Taman Kota

Sekitar Sungai

Jalan

Stasiun

Tempat Lain

2,587

2,851

1,677

461

2,000

Bagaimana dengan penyebarannya? Apakah terpusat di Tokyo saja? Ternyata tidak, homeless tersebar diberbagai kota terutama kota kota besar di Jepang. Lengkapnya bisa dilihat di data survei tahun 2012 di bawah ini.

Tokyo

Osaka

Nagoya

Yokohama

Lainnya

2,134

2,179

347

609

4,307

Pengalaman tidur dijalanan bersama dengan para homeless juga pernah saya alami sendiri. Ceritanya ketika saya balik dari Indonesia lewat Narita ada permasalahan dan antrian yang panjang di pintu imigrasi sehingga saya ketinggalan bis menuju stasiun Tokyo. Setelah menunggu beberapa lama akhirnya saya memutuskan untuk naik kereta. Tapi sampai stasiun Tokyo sudah terlanjur larut malam dan kereta yang ke arah Nagoya sudah tidak ada. Saya nyari hotel yang murah di sekitar stasiun Tokyo tapi gak dapat dapat padahal badan sudah loyo dan bawaan seabreg. Akhirnya putus asa dan balik ke stasiun Tokyo dan memutuskan duduk tidur tiduran di dalam stasiun. Jam 2 pagi dibangunin petugas stasiun disuruh keluar karena pintu stasiun mau ditutup. Saya kaget dan gak tahu, ternyata stasiun Tokyo tidak buka 24 jam….Haduh ^_^ Terpaksa saya keluar stasiun dan nunggu didepan stasiun tepatnya didalam terowongan penyeberangan jalan. Ternyata disitu banyak sekali homeless yang lagi tidur beralaskan koran atau kardus. Karena sudah teler capek setengah mati saya cuek ikutan nimbrung tidur di dalam terowongan hahaha. Wah dinginnya setengah mati karena memang pas musim dingin, suhu sekitar 5 derajat. Mau tidur tetep gak bisa tidur saking dinginnya. Sekitar jam 5 pagi pintu kembali dibuka dan saya langsung ngacir masuk ke stasiun mencari kehangatan dan langsung mencari kereta paling pagi yang ke arah Nagoya hehehe.

c.Efek Negatif

Sama seperti di banyak negara permasalahan homeless mendorong terjadinya permasalahan lain muncul sebagai contoh gangguan keamanan, kejahatan, kebakaran, keindahan, pencemaran lingkungan dan masalah sosial lainnnya. Permasalahan seperti ini banyak terjadi didaerah atau kota yang banyak jumlah homeless-nya misalnya Tokyo, Osaka atau Nagoya.

d. Langkah Langkah Pemerintah Jepang

Poster konser amal untuk homeless di daerah Kyushu tahun 2008

Berbagai macam langkah ditempuh oleh pemerintah Jepang untuk mengurangi jumlah homeless bekerja sama dengan berbagai elemen misalnya pemerintah daerah, yayasan sosial, gereja, sukarelawan, bank, perusahaan swasta sampai organisasi non  profit lintas negara. Terus langkah kangkah yang ditempuh seperti apa? Karena yang berpartisipasi sangat banyak maka bentuknya bermacam macam sesuai dengan bidangnya. Pemerintah misalnya saja melalui semacam dinas sosial mendidik dan menyiapkan homeless kemudian menjembatani homeless tersebut dengan perusahaan agar mendapatkan pekerjaan. Yayasan sosial juga banyak yang menjalankan pola seperti ini. Sekolah atau kampus juga ada yang membentuk ekstrakurikuler yang tujuannya mengumpulkan dana, pakaian dan sebagainya untuk disumbangkan ke para homeless. Sukarelawan juga aktif misalnya ada yang membuat majalah lowongan pekerjaan khusus untuk homeless. Gereja juga ada yang berpartisipasi dengan membagi sembako dan pakaian. Perusahaan Jepang juga berperan aktif membantu program pemerintah sebagai contoh dengan menerima pegawai yang cacat. Ditempat saya bekerja ada beberapa orang yang cacat mental yang bekerja seperti orang biasa. Mereka ini sebelumnya sekolah dulu di SLB sebelum akhirnya diterima kerja. Dan masih banyak program lain yang bertujuan untuk membantu dan mengentaskan para homeless di Jepang. Niat tulus dan tindakan nyata dari berbagai elemen tersebut membuahkan hasil yang menggembirakan yaitu jumlah homeless yang berkurang drastis dari sekitar 25,000 orang pada tahun 2003 menjadi sekitar 9,000 orang pada tahun 2012.

Diatas sekilas tentang homeless sebagai gambaran sebagian kecil dari kemiskinan di Jepang. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuan kita.

Salam hangat!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s